Tugas 1 Mendeskripsikan Pengertian Budaya Politik
A.
Deskripsikan pengertian budaya politik
Budaya
politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara,
penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, norma
kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya
politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu
masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan
keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.
Pengertian budaya politik menurut para ahli
a. Almond dan Verba
Budaya politik merupakan
sikap orientasi yang khas dari warga negara terhadap sistem politik dan aneka
ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara yang ada dalam sistem
itu. Warga Negara senantiasa
mengidentifikasikan diri mereka dengan simbol-simbol dan lembaga kenegarran
berdasarkan orientasi yang mereka miliki.
b. Samuel Beer
Budaya politik adalah nilai-nilai
keyakina dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya
dilaksanakan dan tentang apa yanga harus dilaksanakan ileh pemerinta.
c. Rusadi Sumintapura
Budaya politik tidak lain adalah pola
tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang di
hayati oleh para anggota suatu sistem politik.
d. Sidney dan Verba
Budaya politik terdiri atas sebuah
sistem kontrol yang berhubungan dengna keyakinan-keyakinan, Verba menyarankan
sejumlah dimensi budaya politik, khususnya negara bangsa, dengan sesama warga
negara, serta dengan proses pengambilan keputusan input politknya.
e. Miriam Budiardjo
Budaya politik adalah keseluruhan dari
pandangan-pandangan politik, seperti norma-norma, pola-pola orientasi terhadap
politik dan pandangan hidup pada umumnya.
f. Rusadi Kantaprawira
Budaya politik merupakan persepsi
manusia, pola sikapnya terhadap berbagai masalah politik dan peristiwa politik
terbawa pula ke dalam pembentukan struktur dan proses kegiatan politik
masyarakat maupun pemerintah(an), karena sistem politik itu sendiri adalah
interrelasi antara manusia yang menyangkut soal kekuasaan, aturan dan wewenang
(Kantaprawira, 1999:26).
g. Mochtar massoed
Budaya politik adalah sikap dan orientasi
warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.
h. Albert Widjaja
Budaya politik adalah aspek politik
dari sistem nilai-nilai yang terdiri ide, pengetahuan, adat istiadat, tahayul
dan mitos. Kesemuanya ini dikenal dan diakui sebagain besar masyarakat. Budaya
politik tersebut memberi rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan
norma lain.
i. Robert Dahl
Budaya politik adalah aspek politik
dari sistem nilai-nilai yang terdiri ide, pengetahuan, adat istiadat, tahayul
dan mitos. Kesemuanya ini dikenal dan diakui sebagain besar masyarakat. Budaya
politik tersebut memberi rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan
norma lain.
j. Almond dan Powell
Budaya politik adalah suatu konsep
yang terdiri dari sikap, keyakinan, nilai - nilai dan ketrampilan yang sedang
berlaku bagi seluruh anggota masyarakat, termasuk pola - pola kecenderungan
khusus serta pola - pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok - kelompok dalam
masyarakat.
k. Roy Macridis
Budaya politik adalah sebagai tujuan
bersama dan peraturan yang harus diterima bersama.
l. Alan R. Ball
Budaya politik adalah suatu susunan
yang terdiri dari sikap, kepercayaan, emosi, dan nilai-nilai masyarakat yang
berhubungan dengan sistem politik dan isu-isu politik.
m. Brown (1977)
Budaya Politik sebagai persepsi
subyektif tentang sejarah dan politik, keyakinan dan nilai-nilai mendasar,
lokus identifikasi dan loyalitas, serta pengetahuan dan harapan-harapan politik
yang merupakan produk dari pengalaman sejarah khusus dari bangsa/kelompok.
o. White ( 1979 )
Budaya politik sebagai matriks sikap
dan perilaku dimana system politik berada.
p. Dennis Kavanagh
Budaya politik adalah sebagai
pernyataan untuk menyatakan lingkungan perasaan dan sikap bagaimana sistem
politik itu berlangsung.
Source : http://newssosmed.blogspot.co.id/2015/10/15-pengertian-budaya-politik-menurut-para-ahli.html
B.
Ciri-Ciri budaya politik (budaya
politik partisipan : yang berkembang di Indonesia)
- Masyarajat
menyadari sepenuhnya otoritasi pemerintah
- Sedikit
warga memberi masukan dan tuntutan kepada pemerintah, namun dapat menerima apa
yang berasal dari pemerintah
- Menerima
putusan yang dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat dikoreksi, terlebih lagi
ditentang.
- Sikap
warga sebagai aktor politik adalah pasif, artinya warga tidak dapat berbuat
banyak untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik.
- Warga
menaruh keadaran, minat, dan perhatian pada sistem politik secara umum dan
khusus terhadap objek output, sedangkan untuk kesadarannya terhadap input dan
kesadarannya sebagai aktor polirik masih rendah.
C.
Macam-Macam budaya politik (Berdasarkan
sikap yang ditunjukan)
1.
Budaya politik militan
Budaya politik
yang tidak memandang perbedaan sebagai usaha mencari alternatif yang terbaik,
tetapi dipandang sebagai usaha jahat atau menentang
2.
Budaya politik toleransi
Budaya politik yang pemikirannya
berpusat pada masalah atau ide yang harus dinilai
Macam-Macam budaya politik (Berdasarkan
sikap terhadap tradisi dan perubahan)
1.
Budaya politik yang memiliki sikap mental absolut
Budaya politik
yang mempunyai nilai-nilai dan kepercayaan yang dianggap selalu sempurna
sehingga tidak dapat diubah lagi
2.
Budaya politik yang memiliki sikap mental akomodatif
Budaya politik
yang bersedia menerima apa saja yang dianggap berharga
Macam-Macam
budaya politik (Berdasarkan orientasi
politik)
1.
Budaya politik parokial (parochial
political culture)
Budaya politik
yang paling rendah atau sederhana
2.
Budaya politik kaula/subjek (participant
political culture)
Budaya politik
yang menunjuk orang-orang yang secara pasif patuh pada pejabat pemerintah dan
UU
3.
Budaya politik partisipan (participant
political culture)
Budaya politik
yang ditandai oleh anggota masyarakat yang aktif dalam segala kehidupan politik
yang ada
Source : BKS PKN
D.
Faktor penyebab berkembangnya budaya politik di daerahnya
-
Tingkat
pendidikan masyarakat sebagai kunci utama perkembangan budaya politik masyarakat
-
Tingkat
ekonomi masyarakat (semakin tinggi tingkat ekonomi/sejahtera masyarakat maka
partisipasi masyarakat pun semakin besar)
-
Reformasi
politik /political will (semangat merevisi dan mengadopsi system politik yang lebih
baik)
-
Supremasi
hukum (adanya penegakan hukum yang adil, independen, dan bebas)
-
Media
komunikasi yang independen (berfungsi sebagai control sosial, bebas dan
mandiri)
E.
Evaluasilah budaya polituik yang berkembang di masyarakat
Budaya politik di Indonesia merupakan perwujudan dari nilai-nilai
dianut oleh bangsa Indonesia sebagai pedoman kegiatan-kegiatan politik
kenegaraan. Setelah era reformasi orang menyebut Indonesia telah menggunakan
budaya Politik partisipan karena telah bebasnya Demokrasi, partisipatifnya
masyarakat dan tidak tunduk dari keputusan atau kinerja pemerintah baru etika.
Ketika era orde baru demokrasi dikekang, baik segala bentuk media dikontrol dan
diawassi oleh pemerintah melalui departemen penerangan agar tidak
mempublikasikan kebobrokan pemerintah. Budaya politik Indonesia terus mengalami
perubahan mengikut perkembangan zaman. Tetapi berubahnya terjadi di daerah perkotaan
dan pedesaan yang telah maju tetapi di daerah-daerah terpencil tidak terjadi
perubahan karena kurangnya pendidikan dan informasi. Dan saat ini budaya
politik Indonesia adalah campuran dari parokial, kaula dan partisipan karena di
Indonesia terdapat ciri-ciri parokial dan ciri-ciri budaya politik partisipan.

Komentar
Posting Komentar